Iklan

Jumat, 30 Oktober 2026, 22.13 WIB
Last Updated 2026-10-30T14:13:59Z
AdipuraDLHD WajoLingkungan Hidup

DLH Wajo Perjuangkan Adipura 2026 di Tengah Persiapan PORPROV, Kadis Apresiasi Dukungan Semua Pihak


WAJO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo menghadapi tantangan besar dalam upaya meraih penghargaan Adipura 2026. Tantangan tersebut semakin kompleks karena persiapan penilaian Adipura berlangsung bersamaan dengan agenda pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) di Kabupaten Wajo.

Situasi ini menuntut kerja keras, koordinasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan. Upaya tersebut tidak hanya penting dalam menghadapi penilaian Adipura, tetapi juga untuk menyambut kedatangan atlet, ofisial, dan tamu dari berbagai kabupaten/kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B., S.T., M.M., menegaskan bahwa menjaga kebersihan daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab DLH, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Wajo.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, baik jajaran pemerintah daerah, OPD, pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, TNI-Polri, komunitas, pelaku usaha, maupun masyarakat yang selama ini telah membantu dan berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan Kabupaten Wajo,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan dan kebersamaan tersebut menjadi kekuatan penting bagi DLH dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya persiapan penilaian Adipura 2026 dan pelaksanaan PORPROV.

Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan, sehingga kebersihan dan keindahan Kabupaten Wajo menjadi tanggung jawab bersama.

“Harapan kami, kebersamaan ini tidak berhenti sampai di sini. Mari kita terus bekerja sama, karena menjaga kebersihan dan keindahan Wajo adalah tanggung jawab kita bersama. Kita ingin Adipura 2026 menjadi target bersama, sekaligus menyukseskan PORPROV dengan menghadirkan Kabupaten Wajo yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman bagi semua,” tutupnya.

Sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat, DLH Wajo juga terus menggaungkan Gerakan PISOTA (Pilah Sampahta, Olah Sampahta, Tanami Pekaranganta). Gerakan ini menjadi ajakan bagi masyarakat untuk membiasakan pemilahan dan pengolahan sampah serta memanfaatkan pekarangan dengan tanaman yang bermanfaat.

Melalui gerakan tersebut, DLH Wajo berharap kebersihan tidak hanya menjadi kebutuhan sesaat menjelang penilaian atau pelaksanaan kegiatan besar, tetapi tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Adipura 2026 diperjuangkan bersama, PORPROV disukseskan bersama, dan Wajo Bersih menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.(rls)