MAJENE – Guna menjaga keamanan dan kenyamanan, personel Polres Majene melaksanakan pengamanan ketat di sejumlah gereja se-Kota Majene pada Minggu pagi (17/5/2026). Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Pengamanan Polres Majene, Aiptu Thomas.
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen kepolisian dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, serta menjaga toleransi antarumat beragama. Hal ini dilakukan agar seluruh jamaah dapat melaksanakan kewajiban ibadah dengan tenang dan khusyuk tanpa rasa cemas.
Dua rumah ibadah yang menjadi fokus utama pengamanan adalah Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Majene dan Rumah Ibadah Katolik Stasi Santo Paulus Majene. Kedua lokasi ini diprioritaskan untuk memastikan rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar dari awal hingga selesai.
Para petugas tampak bersiaga penuh di lingkungan sekitar gereja, memantau situasi secara ketat, serta mengatur keamanan wilayah guna mencegah potensi gangguan atau hal lain yang tidak diinginkan selama kegiatan berlangsung.
Menurut Aiptu Thomas, kehadiran aparat kepolisian di tempat ibadah bukan sekadar pengawasan, melainkan bentuk pelayanan publik sekaligus bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak setiap warga negara untuk beribadah dengan rasa aman dan terlindungi.
Berkat pengamanan yang terorganisir tersebut, seluruh umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Minggu dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan, sementara situasi keamanan di wilayah Kota Majene tetap terjaga aman dan kondusif.(Bd)